Taman Lumut Indonesia

Posted: Juli 22, 2010 in Lingkungan
Tag:, , , , ,

TAMAN LUMUT PERTAMA DI DUNIA

“Lumut dikoleksi? Kurang kerjaan aja!” komentar Nita saat membaca berita di media massa kalau Kebun Raya Cibodas (KRC) mengoleksi ratusan jenis lumut di tamannya.

Bagi sebagian orang, lumut memang tak lebih dari sekadar pengotor dinding, pagar rumah, atau lantai hingga bisa bikin orang tergelincir. Namun, kalau lumut diberi tempat tumbuh yang “layak”, seperti di KRC, tentu lain cerita.

Selain sebagai wahana pembelajaran soal lumut, taman lumut pertama di Indonesia dan satu-satunya di dunia ini bisa dijadikan objek wisata. “Taman ini merupakan satu-satunya di dunia. Belum ada negara lain yang memiliki taman lumut seperti yang kita bangun,” ujar Ir. Holif Immamudin, kepala KRC. Di negara lain koleksinya tidak diolah menjadi sebuah taman.

Taman Lumut KRC, kata Holif, dibangun dengan tujuan untuk mengoleksi jenis lumut dari dalam negeri. Juga meningkatkan nilai konservasi serta apreasiasi masyarakat terhadap keragaman jenis lumut.

Kebun Raya Cibodas (Cibodas Botanical Garden), terletak di Kompleks Hutan Gunung Gede PangrangoDesa Cimacan,PacetCianjur. Topografi lapangannya bergelombang dan berbukit-bukit dengan ketinggian 1.275 m dpl, bersuhu udara 17 – 27 derajat Celcius.

Kebun ini didirikan pada tahun 1852 oleh Johannes Elias Teijsmann sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor pada lokasi di kakiGunung Gede. Dengan curah hujan 2.380 mm per tahun dan suhu rata-rata 18 derajat Celsius, kebun botani ini dikhususkan bagi koleksi tumbuhan dataran tinggi basah tropika, seperti berbagai tumbuhan runjung dan paku-pakuan.

Koleksi yang paling khas dari KRC adalah Taman Lumut Cibodas yang memiliki 216 jenis[1] lumut dan lumut hati dari berbagai sudut Indonesia dan dunia. Dengan luas 2500m persegi, taman ini diklaim sebagai satu-satunya di dunia yang terletak di luar ruangan dan memiliki koleksi terbanyak.

Untuk melihat keindahan taman lumut di Kebun Raya Cibodas pengunjung cukup membayar tiket Rp 6.000. Namun sebelum memasuki kawasan Kebun Raya Cibodas pengunjung juga dikenakan tiket sebesar dua ribu rupiah. Taman lumut ini hanya satu-satunya di Indonesia.(IAN)

Untuk mencapainya, dari Cipanas lewat Simpang Tiga Paregrejen sejauh 5 km. Dari JakartaBogor, dan Bandung dapat mempergunakan roda dua dan empat, bus besar dapat masuk ke dalam kawasan ini. Bila menggunakan bus atau colt turunlah di pertigaan Cibodas, langsung menggunakan angkutan umum rute Cipanas-Rarahan, sampai di Balai Taman Nasional Gede-Pangrango, selanjutnya tinggal berjalan kaki menuju Kebun Raya.

Dari simpang tiga (Simpang Paragajen) menuju Cibodas, di kiri kanan jalan dijual berbagai tanaman hias khusus daerah pegunungan yang sangat indah, warna-warni dan beraneka ragam jenisnya.


About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s